Kamis, 06 September 2007

Maaf, Jangan Bunuh Dia

Maaf, jangan bunuh dia. Aku telah bersusah payah mempertahankannya. Aku yang menumbuhkannya kembali.

Maaf, jangan bunuh dia. Jika aku putus asa dulu, maka kini ia telah mati. Jika aku tak menjaganya maka ia akan hancur.

Tolong jangan bunuh dia. Dia adalah harapanku. Jika dia mati, akupun akan mati.

Tolong jangan bunuh dia. Tanpanya aku tak bernilai. Tanpanya aku takkan melihat, mendengar atau merasakanmu.

Jangan ganggu dia! Jangan sakiti dia!

Jangan ganggu kami. Biarkan aku memiliknya. Biarkan aku menjaga hatiku.

Tidak ada komentar: